Wednesday, November 30, 2016

Tegakah Kiswinar Melihat Mario Teguh Mendekam di Penjara?

Tags

Seleb, Jakarta - Perdamaian dengan Kiswinar berusaha ditempuh oleh pihak Mario Teguh. Terlebih lagi setelah hasil tes DNA membuktikan kalau Kiswinar adalah darah daging Mario Teguh sendiri.

Upaya damai yang dilakukan oleh kubu Mario Teguh pasca keluarnya hasil tes DNA tersebut adalah dengan merencanakan pertemuan dengan mengundang Kiswinar dan mantan istri Mario, Aryani Soenarto.

Simak Pula
Chef Aiko Terpaksa Lakukan Ini untuk Sembunyikan Malu
DNA Cocok: Kiswinar Tolak Temui Mario Teguh, Curiga Dijebak?


Sayangnya pertemuan yang diagendakan pada hari ini, Rabu, 30 November 2016, di sebuah restoran di Jakarta, ditolak oleh Kiswinar. Alasannya, tidak adanya keterbukaan agenda dan takut diakal-akali oleh Mario Teguh.

Ferry Amahorseya selaku kuasa hukum Kiswinar dan Aryani Soenarto memastikan bahwa kasus hukum yang kini sedang bergulir di Kepolisian Daerah Metro Jaya akan terus berlanjut hingga sampai ke pengadilan.

Namun, bagaimana jika nanti pengadilan menyatakan Mario Teguh bersalah dan diganjar hukuman penjara? Apakah Kiswinar tega melihat ayah kandungnya sendiri mendekam di balik jeruji besi?

Baca Juga
Terungkap, Aset Syahrini Rp 280 M, Bikin Netizen Penasaran
Baru, Pengakuan Ahok Soal Penistaan Al-Maidah


"Kalau sampai MT dijatuhi hukuman, itu konsekuensi dari perbuatan MT (Mario Teguh) sendiri, bukan karena LP Kis dan Bu Aryani," tutur Ferry Amahorseya kepada Tabloidbintang.com, Rabu, 30 November 2016.

Jika proses hukum membuktikan Mario Teguh bersalah dan dijatuhi hukuman penjara, hal itu dianggap sebagai ganjaran bagi Mario Teguh yang telah menelantarkan Kiswinar sejak usia 7 tahun dan lepas dari tanggung jawab sebagai ayah.

"Setiap orang wajib bertanggung jawab atas perbuatannya di hadapan hukum dan di hadapan Tuhan," ujar Ferry.

TABLOIDBINTANG.COM

Baca Pula
DNA Cocok: Kiswinar Tolak Temui Mario Teguh, Curiga Dijebak?
Chef Aiko Ungkap Bukti Telak yang Bisa Penjarakan Robbie

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon

Powered by Blogger.